Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Januari 2011

Kiat Sukses Memilih Bisnis Pemasaran Jaringan


Sulit memilih perusahan MLM yang baik sehingga Anda yakin untuk secaraall out terjun di dalamnya? Wajar, karena di Indonesia saat ini sudah berkembang pesat perusahaan pemasaran jaringan (MLM) baik pemain lama, maupun banyak pemain baru. Namun, jangan sampai terkecoh. Sebelum memasuki jaringan bisnis pemasaran jaringan ini, ada baiknya Anda mempelajari terlebih dahulu kunci-kunci rahasia membedakan perusahaan MLM yang baik atau sebaliknya. Dengan mengetahui kualitas perbedaannya, maka Anda terhindar dari ‘membeli kucing dalam karung’ oleh karena sekedar bujuk rayu kenalan atau saudara yang mengajak Anda bergabung ke dalam bisnis MLM ini.
Salah satu buku yang mengupas ‘rahasia dapur’ bisnis MLM adalah Buku“Business School-Delapan Nilai Tersembunyi dari Bisnis Pemasaran Jaringan”, karya Robert T. Kiyosaki dan Sharon L. Lechter, C.P.A, penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. Di dalam buku ini dibahas indikator-indikator bisnis MLM yang baik. Salah satu indikatornya adalah seperti yang termuat dalam hal 10-11. Paparannya adalah sbb:
Alasan utama saya merekomendasikan sebuah bisnis pemasaran jaringan adalah karena sistem pendidikannya. Tugas Anda adalah menginvestasikan waktu guna melihat melampaui kempensasi dan produk, serta sunguh-sungguh melihat ke dalam bagian terpenting perusahaan, untuk mengetahui apakah perusahaan itu benar-benar berminat untuk melatih dan mendidik Anda.
Diperlukan lebih banyak waktu dari sekedar mendengarkan presentasi penjualan dan melihat-lihat katalog produk yang berwarna-warni. Guna mempelajari seberapa bagusnya pendidikan mereka yang sebenarnya. Anda perlu beranjak dari tempat Anda dan menginvestasikan waktu untuk menghadiri acara pelatihan dan pendidikan mereka.
Atau Anda suka dengan apa yang Anda dengar sejak permulaan presentasi, sediakanlah waktu untuk benar-benar bertemu dengan orang yang memberikan pendidikan dan pelatihan. Itulah yang saya lakukan dan saya rasa mengesankan saya.
Lihatlah dengan cermat, karena sebagian besar perusahaan pemasaran jaringan mengatakan bahwa mereka memiliki rancangan pendidikan yang hebat. Namun saya menemukan banyak yang tidak mempunyai sistem pendidikan dan pelatihan yang hebat yang mereka katakan.
Pada sebagian besar perusahaan yang saya selidiki, satu-satunya pelatihan yang mereka miliki hanyalah daftar buku yang direkomendasikan, kemudian mereka lebih banyak melatih Anda untuk merekrut teman-teman baru, dan keluarga Anda ke dalam bisnis. Dengan kata lain, mereka hanya mendidik anda untuk menjadi wiraniaga yang lebih baik bagi produk atau sistem mereka.
Jadi sediakanlah waktu dan lihatlah dengan seksama, karena ada banyak perusahaan pemasaran jaringan yan mempunyai rancangan pendidikan dan pelatihan yang sangat bagus…
Selamat mempelajari.
Sumber tulisan: Buku Business School, penulis Robert T. Kiyosaki dan Sharon L. Lechter, C.P.A, penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 2005
By Ririn Math
http://www.kayadancantik.co.cc

Pemenang Tidak akan Berhenti

Terlepas dari berbagai pandangan negatif yang ada pada masyarakat, salah satu wadah belajar paling baik untuk mengasah mental kita menghadapi berbagai tantangan kehidupan adalah menjalani profesi sebagai salesman, dan juga sebagai distributor Multi Level Marketing (MLM). Orang boleh setuju atau tidak dengan pernyataan ini, tetapi nyatanya memang di dua bidang inilah diri kita ditempa habis-habisan dari sisi sikap dan mental.

Profesi sebagai salesman bukanlah profesi yang mudah. Dibutuhkan sikap mental yang sangat kuat untuk bisa menjalani proses ini, lebih karena tantangan dan tuntutan kerjanya yang khusus dan berbeda dibandingkan dengan profesi lain.
Seorang salesman harus mampu meyakinkan konsumen akan produk ataupun jasa yang dijualnya. Ia juga mewakili perusahaan meyakinkan konsumen bahwa apa yang dibawanya akan bermanfaat bagi mereka. Intinya, seorang salesman adalah ujung tombak perusahaan dalam penjualan produk atau jasa.

Sebelum bisa meyakinkan orang lain, seorang salesman harus bisa meyakinkan diri sendiri terlebih dahulu bahwa apa yang dibawanya merupakan produk atau jasa terbaik yang diperlukan konsumen. Keyakinan diri inilah yang diperlukan sebelum ia mayakinkannya kepada konsumen. Tanpa ada keyakinan pada dirinya sendiri, ia akan mengalami kesulitan saat meyakinkan kepada konsumen.

Bukan soal pengetahuan produk yang sulit dilakukan, tetapi yang membutuhkan keahlian khusus justru keterampilan untuk meyakinkan konsumen bahwa mereka membutuhkan produk dan jasa yang dibawanya. Dan keterampilan ini tidak hanya membutuhkan satu keterampilan berbicara, tetapi merupakan kombinasi dari berbagai keterampilan lain yang sangat kompleks.

Seorang salesman adalah orang yang tahan terhadap berbagai penolakan. Setiap penolakan tidak boleh menjadikannya berhenti memberikan solusi dan menawarkan produk atau jasanya. Justru semakin banyak penolakan yang diterima, semakin kreatif seorang salesman dalam memberikan penawaran.

Kegigihan dan pantang menyerah adalah dua hal yang menjadi dasar pengembangan kepribadian seorang salesman. Sesulit apapun rintangan dan hadangan yang dihadapinya, ia akan terus mencari jalan bagaimana menerobos berbagai tantangan tersebut. Jika satu pintu tertutup, maka ia akan mencoba membuka pintu lain agar kesempatan menawarkan produk atau jasanya terbuka.

Hal yang mirip juga terjadi pada distributor Multi Level Marketing (MLM). Bahkan, distributor MLM terkadang menghadapi permasalahan yang lebih rumit karena pandangan sebagian masyarakat yang sudah terlanjur negatif terhadap bisnis MLM.

Bisnis MLM yang benar pada dasarnya menjual produk ataupun jasa sesuai kebutuhan masyarakat. Karena itu, jika bisnis MLM tidak melibatkan penjualan produk atau jasa, maka bisa dipastikan bisnis tersebut hanyalah bisnis “money game” atau arisan berantai yang menyesatkan.

Dalam bisnis MLM, aturannya cuma dua; mencari orang untuk menggunakan produk atau menjadikannya sebagai distributor yang akan menjadi jaringan di bawah kita. Jaringan inilah yang disebut sebagai sistem di mana pada akhirnya kita akan mendapatkan bonus dari penjualan kumpulan yang kita bangun. Begitu seterusnya yang kita lakukan kemudian diduplikasikan oleh jaringan kita sehingga terus berkembang dan berkembang.

Untuk bisa menduduki posisi yang tinggi dan mencapai suatu titik aman, dibutuhkan tidak saja impian yang tinggi, tetapi kerja keras untuk membangun jaringan di berbagai tempat. Dengan demikian, jaringan yang kita bangun akarnya bisa semakin menguat yang pada akhirnya akan meninggikan bangunan sistem yang kita bangun.

Yang perlu dipahami oleh semua orang, membangun jaringan ini bukanlah suatu hal yang mudah. Menurut pengalaman umum kawan-kawan yang sudah menjalankan bisnis ini bertahun-tahun, rata-rata hanya 5% dari orang-orang yang kita hubungi mau bergabung ataupun menggunakan produk kita.

Karena itu, jika kita menghubungi 100 orang dan melakukan presentasi, hanya sekitar 5 orang yang biasanya akan menggunakan produk ataupun bergabung. Karena itu, jika kita menginginkan ada 100 orang bergabung, kita mesti mengundang dan melakukan presentasi setidaknya kepada 1000 hingga 2000 orang. Tentu saja pada prakteknya tidak harus mengundang begitu banyak orang, karena kalau kita sungguh-sungguh dan berlatih presentasi terus menerus, kemampuan kita membujuk orang akan semakin meningkat.
Ditambah lagi dengan duplikasi sistem di mana diharapkan kita membangun jaringan di bawah kita untuk melakukan hal yang sama dengan kita, maka pola rektrutmen semacam itu akan memudahkan kita dalam membangun jaringan.

Namun demikian, masalahnya memang tidak semudah itu. Dibutuhkan kegigihan untuk berinvestasi terutama dari sisi waktu melakukan presentasi di berbagai tempat dan membangun jaringan. Di sinilah tantangan sebenarnya dari bisnis MLM ini; kuatkah kita bertahan untuk terus melakukan hal yang sama dengan konsisten sampai kita mendapatkan apa yang kita inginkan.

Keputusasaan merupakan salah satu musuh besarnya. Saat kita sudah menginvestasikan waktu sedemikan banyak, terkadang hasilnya belum tentu seperti yang diharapkan. Saat kita mengundang banyak orang, ternyata yang mau bergabung atau menggunakan produk tidak seperti yang dibayangkan, bahkan terkadang tidak ada orang yang tertarik sama sekali.
Di situlah yang kemudian membedakan antara orang yang berhasil atau tidak dalam bisnis MLM. Orang yang berhasil akan terus berusaha kenal walau rintangan apapun menghadang. Sementara orang yang gagal, akan berputus asa sebelum keberhasilan ia raih. Padahal, bisa jadi keberhasilan itu sudah dekat di depan matanya. Ketidaksabaran membuatnya berhenti, sehingga hilang potensi dan kesempatan dia untuk mencapai sukses.

Saya bertemu dengan salah seorang yang mempunyai posisi yang lumayan tinggi di sebuah bisnis MLM. Ia mengatakan, bahwa dalam bisnis apapun, termasuk MLM dibutuhkan “windows time frame”, sebuah waktu yang dibutuhkan seseorang sebelum mencapai sukses. Dan dalam bisnis MLM, rata-rata waktu yang dibutuhkan adalah 1-2 tahun dengan penuh kerja keras dan kesungguhan. Saat orang bisa bertahan hingga 2 tahun mengembangkan bisnis ini dengan baik dan bertahan, maka potensinya untuk sukses semakin besar.

Jadi, jangan pernah berhenti di tengah jalan saat memulai sesuatu. Dibutuhkan konsistensi, kerja keras, dan sikap mental yang tangguh untuk bertahan. Dengan ketangguhan sikap mental inilah yang akan membantu kita menjembatani kesuksesan yang kita bangun.

Kerja keras, konsistensi, dan pantang menyerah inilah yang juga menjadi moto hidup ibu Meitria Cahyani. Saya biasa memanggilnya mba Mei, seorang ibu muda yang telah menggeluti berbagai bisnis, termasuk bisnis MLM selama bertahun-tahun. Saat ini posisinya sudah lumayan tinggi pada sebuah MLM produk kesehatan. Mempunyai stockis sendiri dan jaringan yang luas di seluruh Indonesia. Tetapi sama sekali hal itu dicapai bukan cengan cara yang mudah.

Hampir setiap hari ia melakukan presentasi dan membangun jaringan di berbagai tempat. Bahkan tidak jarang, berhari-hari ia harus melakukan berbagai presentasi dari kota ke kota dalam upaya mengembangkan jaringan yang dimilikinya. Dan kerja kerasnya memang mulai terbayarkan dengan semakin kuatnya jaringan yang dimiliki.

Dan sekali lagi, itu semua terjadi jika kita serius mengembangkan diri secara konsisten dan tidak berhenti saat menghadapi rintangan dan harapan. Saat kita tahu bahwa jalan keberhasilan itu terbuka lebar di depan kita, tidak pernah ada kata berhenti. Jangan Menyerah!

Sukses buat Anda semua, Salam Man Jadda Wajada.

AKBAR ZAINUDIN

By Ririn Math

http://www.kayadancantik.co.cc

Kata Sang Juara Itu Ternyata Tuli

Alkisah, di sebuah lereng gunung yang terjal dan dikelilingi sungai dengan jurang yang curam, terdapat sebuahkerajaan yang dihuni komunitas katak. Sang Raja Katak demi menguji kesetiaan dan keberanian rakyatnya suatu pagi membuat sayembara di antara sesama katak. "Barangsiapa yang bisa mencapai puncakgunung yang terjal itu akan mendapatkan seperempat wilayah kerajaandan diangkat menjadi penguasa di wilayah tersebut," demikian titah sang raja.

Alhasil, ribuan ekor katak ikut berlomba dengan mengikuti 3 fase rintangan, yakni sungai dengan arus sangat deras yang melintas di depan wilayah mereka, kemudian batu karang terjal di seberang sungai, dan terakhir puncak gunung yang licin dengan sekeliling jurang yang curam.

Satu putaran lomba sudah terlewati, hasilnya: hanya tersisa 500 ekor katak. Ribuan ekor lainnya, berguguran. Nah, kemudian antara sesama katak saling berbisik menggunjingkan betapa ngerinya medan perlombaan ini, sampai pada akhirnya hanya 20 katak nekat saja yang berani melanjutkan arena lomba.

Apa yang terjadi? Lereng curam dan arus deras telah menyeleksi katak-katak tersebut hingga tersisa 5 ekor katak untuk melanjutkan putaran terakhir. Katak-katak tersebut saling berpadangan berbisik betapa ngerinya lomba tersebut. Dan yang terjadi adalah hanya 1 ekor katak yang bersedia melanjutkan perlombaan.

Apa yang terjadi..?? Terdengar teriakan cemoohan, mengenai betapa bodohnya katak yang nekat melanjutkan lomba yang mematikan tersebut. Tanpa menghiraukan cemoohan yang ada, sang katak terus melaju dengan mantap walaupun medan yang dihadapi sangat terjal dan.. Luar Biasa..!! Sampailah sang katak di puncak gunung dan menjadi juara.

Apa rahasianya?? Katak Sang Juara tersebut ternyata TULI..!

KI...Setiap orang pasti punya keinginan akan suatu hal atau kejadian. Jika keinginan tersebut begitu kuat, akan menjadi sebuah impian. Untuk meraih impian itu, setiaphari kita akan mendapatkan masukan berupa hal yang mendukung impian kita. Akan tetapi ada juga hal yang melemahkan.

Pada cerita tadi, katak yang tuli tidak terpengaruh terhadap teriakan bahkan cemoohan yang melemahkan, sampai akhirnya jadilah katak itu menjadi Sang Juara. Anda pun bisa menjadi juara dengan menempatkan masukan di sekeliling (baik yang melemahkan maupun yang menguatkan) pada posisi yang tepat dalam usaha meraih impian Anda. Tidak ada salahnya jika Anda berlaku "tuli" terhadap hal-hal yang melemahkan usaha Anda meraih impian, dan bersiap-siaplahlah menjadi Sang Juara..!!

SUMBER:www.andriewongso.com

By Ririn Math
http://www.kayadancantik.co.cc

Menjadi Majikan Bagi Diri Sendiri

"Miskin dan kaya adalah nasib " ini adalah mitos yang berlaku di dalam masyarakat, khususnya di negara berkembang. Tak terkecuali di negara kita, Indonesia.

Kita sering mendengar, bahkan mungkin termasuk di antara kita pernah berucap; miskin sudah merupakan nasib kita. Bagaimanapun kita bekerja keras, nasib tidak mungkin berubah, karena ini sudah suratan takdir. Sebaliknya, kalau nasib kita sudah ditentukan dari "sononya" kaya, maka usaha apa pun, bahkan kerja "seenaknya"pun bisa menjadikan kita sukses dan kaya.

Entah sudah berapa abad umur mitos seperti ini, sadar atau tidak, sudah diterima secara dogmatis di dalam masyarakat kita. Ditambah dengan mitos-mitos modern yang destruktif, seperti; bila kita berpendidikan rendah, hanya lulusan SMA/SMP/ SD, ( bahkan S1, namun merasa hanya lulusan universitas lokal), maka spontan yang timbul di benak kita adalah kita sulit maju, sulit sukses dan kaya.

Dengan rendahnya persepsi terhadap diri sendiri seperti ini, jelas kita telah terkena penyakit mitos yang menyesatkan. Hal ini akan mempengaruhi sikap mental dalam praktek di kehidupan nyata, sehingga menghasilkan kualitas hidup "ala kadarnya" atau sekedar hidup. Jika mitos seperti ini terus menerus dipercaya dan sampai memasuki pikiran bawah sadar kita, maka mitos seperti itu akan melahirkan "nasib gagal", dan kalau mitos negatif seperti itu dimiliki oleh mayoritas masyarakat kita, lalu bagaimana mungkin kita bisa mengentaskan kemiskinan untuk menuju pada cita cita bangsa , yaitu; masyarakat adil-makmur dan sejahtera.

Kemiskinan sering kali merupakan penyakit dari pikiran dan hasil dari ketidaktahuan kita tentang prinsip hukum kesuksesan yang berlaku. Bila kita mampu berpikir bahwa kita bisa sukses dan mau belajar, serta menjalankan prinsip-pinsip hukum kesuksesan, mau membina karakteristik positif, yaitu; punya tujuan yang jelas untuk dicapai,disiplin, mau kerja keras, ulet, siap berjuang dan semangat belajar, maka pasti akan terbuka kemungkinan-kemungkinan atau aktifitas-aktifitas produktif yang dapat merubah nasib gagal menjadi sukses. Miskin menjadi kaya!

Bangun karakter sukses!Seperti pepatah dalam bahasa Inggris "character is destiny", kharakter adalah nasib.

Hancurkan mitos "miskin adalah nasib saya "

Tidak peduli bagaimanapun Anda hari ini, dari keturunan siapa, berwarna kulit apa, atau apa latar belakang pendidikan Anda. Ingat, Anda punya hak untuk sukses!!!

Jadilah majikan bagi nasib diri sendiri.
kita adalah penentu masa depan kita sendiri!

Seperti filosofi yang lahir dari kristalisasi perjuangan sepanjang kehidupan saya, yang telah terbukti yakni : Success is my right ! sukses adalah hak saya! atau arti panjangnya : Kesuksesan bukan milik orang-orang tertentu. Sukses milik Anda, milik saya, dan milik siapa saja yang benar-benar menyadari, menginginkan, dan memperjuangkan dengan sepenuh hati.

Dengan semangat dan sikap mental sukses adalah hak saya ! serta siap berjuang habis-habisan , saya yakin nasib kita pasti berubah lebih baik, karena Tuhan tidak akan tinggal diam untuk membantu kita!

Success is my right !

SUMBER:www.andriewongso.com

By Ririn Math
http://www.kayadancantik.co.cc

Sabtu, 08 Januari 2011

Alasan Sebuah Kegagalan

bila kita mencari cari alasan untuk sebuah kegagalan, kita bisa temukan berjuta juta dengan mudahnya, namun alasan tetaplah alasan. ia takkan mengubah kegagalan menjadi keberhasilan. kerapkali alasan serupa dengan pengingkaran, semakin banyak menumpuuk alasan, semakin besar penngingkaran pada diri sendiri. ini menjauhkan akita dari yang namanya keberhasilan. sekaligus melemahkan kekuatan diri sendiri. cobalah kita berusaha berhenti mencari suatu alasan untuk menutup kegagalan. Mulai dengan bertindak untuk meraih keberhasilan.

sebaiknya kita belajar dari penambang yang tekun mencari emas. ia menimba berliter liter tanah keruh disungai. ia saring lumpur dari pasir. ia sisir pasir dari logam, tak jemu ia lakukan hingga tampaklah butiran emas berkilauan. begitulah semestinya kita memperlakukan kegagalan.

kegagalan itu seperti pasir keruh yang menyembunyikan emas, bila kita terus berusaha, tekun mencari perbaikan disela sela kerumitan, serta berani menyingkirkan alasan alasan. maka kita akan menemukan cahaya kesempatan. dengan mencari alasan, sama saja dengan membuang pasir dan semua emas yang ada didalamnya..

dari milis motivasi
Sumber: Inspirasi Imelda

Kegigihan

Orang-orang yang belajar dari pengalaman tentang pentingnya kegigihan, akan menerima kekalahan sebagai sesuatu yang bersifat sementara belaka. Merekalah orang-orang yang sedemikian gigih mengejar keinginan, sehingga kekalahan akhirnya berbuah menjadi kemenangan.

Tetapi begitu banyak orang yang mengalami kekelahan dan tidak pernah bangkit kembali. Hanya segelintir orang saja yang berani menerima hukuman atas kekalahannya sebagai sebuah dorongan untuk berusaha lebih keras lagi. Tetapi ada sesuatu yang tak terlihat oleh kita, sesuatu yang tidak pernah diketahui keberadaannya oleh kebanyakan orang. Ia adalah kekuatan tersembunyi namun dahsyat, yang muncul untuk menyelamatkan orang-orang dari semangat mereka yang mengendur. Kekuatan ini adalah kegigihan. Jika anda tidak memilikinya, anda tak akan mencapai kesuksesan di bidang apapun.

dari milis motivasi
Sumber: Inspirasi Imelda

Kamis, 06 Januari 2011

Berani Mimpi, Berani Sukses

Berani Mimpi, Berani Sukses

Oleh: Andri Wongso
Awal tahun sering dianggap momentum yang tepat untuk memulai hidup baru. Tahun lalu mungkin tak banyak prestasi yang bisa kita raih, tahun ini adalah saat terbaik untuk memperbaikinya. Tahun lalu mungkin kita gagal meraih cita-cita yang kita impikan, tahun ini adalah waktu yang tepat untuk lebih memfokuskan segala kemampuan dan bekerja lebih keras lagi agar impian itu bisa terwujud.

Setinggi apa mimpi-mimpi bisa kita pancangkan? Banyak di antara kita yang bermimpi saja tak berani karena takut kecewa jika kelak tak bisa meraihnya. Akhirnya mimpinya biasa-biasa saja. Atau banyak juga yang hanya bermimpi tanpa berusaha meraihnya. Akhirnya mimpi-mimpi itu hanya berhenti sampai pada mimpi saja.

Jika kita melihat ke belakang, kita akan menemukan betapa berharganya mimpi-mimpi itu. Apa yang kita nikmati saat ini seperti telepon genggam, komputer, kendaraan yang kita gunakan, dan apa pun yang kita rasakan manfaatnya dan kita kagumi, semua itu awalnya dari mimpi. Para penciptanya kerap diolok-olok orang-orang sekitarnya karena impian mereka dianggap hayalan yang tak mungkin bisa diwujudkan.

Meski begitu mereka tetap yakin bahwa mimpi-mimpi itu bukan sesuatu yang mustahil. Ejekan-ejekan yang diterimanya justru menjadi semacam vitamin kehidupan yang mendorong semangatnya untuk terus berusaha. Mereka tak patah semangat untuk mencoba dan mencoba lagi, kegagalan demi kegagalan tak menyurutkan semangatnya untuk mencoba lagi, dan akhirnya ketekunan mereka berhasil mewujudkan impiannya. Itulah kekuatan mimpi!

Teman-teman yang Luar Biasa!

Pagi tadi pada talkshow rutin di jaringan Radio Sonora, saya membahas tentang "Kekuatan Mimpi". Mimpi adalah jalan menuju kesuksesan. Karena impian kehidupan bisa kita ubah menjadi lebih berkualitas. Tentu, untuk merealisasikan setiap impian ini, kita membutuhkan kekuatan lain. Kekuatan itu harus ditumbuhkembangkan dari dalam diri kita sendiri yaitu berani bermimpi, berani mencoba, berani mati-matian, berani gagal, dan berani sukses. Nah, teman-teman, mimpi apa yang ingin diraih tahun ini? Mari bekerja keras untuk mewujudkannya.

Sumber: www.abatasa.com


Selasa, 04 Agustus 2009

5 kualitas pribadi baik

Ketulusan

Ketulusan menempati peringkat ke-1 sebagai sifat yg paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi/dibohongi. Orang yg tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikan fakta. Prinsipnya "Ya di atas ya dan tidak diatas tidak". Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yg selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yg bisa merugikan diri sendiri.

Kerendahan Hati

Berbeda dari rendah diri yg merupakan kelemahan, kerendah hatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yg kuat jiwanya bisa bersikap rendah hati. Ia bagaikan padi, yg semakin semakin berisi semakin merunduk. Orang yg rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yg di atasnya merasa oke dan membuat orang yg di bawahnya tidak merasa minder.

Kesetiaan

Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya. Orang yg setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yg kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.

Positive Thinking

Orang yg bersikap positif selalu bisa berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yg buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengancam, dan sebagainya.

Keceriaan

Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, keceriaan tidak harus diartikan sebagai ekspresi dari wajah dan tubuh tp sikap hati. Orang yg ceria adalah orang yg bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa menertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.

0 comments:

Selasa, 07 April 2009

Hari Ini Sebelum Kamu Mengeluh

Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali

Hari ini Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu…
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Hari ini Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa…
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

Hari ini Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk…
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk
didalam hidupnya.

Hari ini Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu…
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan
teman hidup…

Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu…
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat

Hari ini Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu.
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi
dirinya tidak bisa

Hari ini Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena
pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,
Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan dan tidak punya
rumah

Hari ini Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah berkendara..
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan
kaki

Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu. ..
Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka
mempunyai pekerjaan seperti anda…

Hari ini Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,
Kita semua menjawab kepada Tuhan…

Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,
Tersenyum dan mengucap syukurlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup

Life is a gift…
Live it…
Enjoy it…
Celebrate it…

Dari sebuah email, semoga bermanfaat. Wassalam.